Register Login

RM Sambara

Ketika satu masakan restoran sudah menjadi kesukaan hingga fanatik untuk selalu mencoba dan selalu membeli. Karena, lidah tak bisa bohong. Terlebih jika sudah berbicara soal selera makan. Yang satu ini tak bisa dipungkiri. Karena menyangkut selera makan yang tinggi. Masing-masing orang memiliki perbedaan menonjol untuk kategori yang satu ini.

Bila sudah terpikat rasa, harga bukan lagi masalah. Karena yangterpenting adalah bagaimana impiannya untuk bisa mencicipi masakan. Sebaliknya, bila kenyataannya masakan tersebut tidak memuaskan, maka sudah barang tentu uang sepeser yang dikeluarkan menjadi masalah besar dan akan diingat-ingat terus untuk tidak lagi mencoba/datang lagi. Ada hal utama lain yang menjadi sorotan pengunjung ketika mampir restoran. Yaitu lokasi. Jika lokasi restoran sangat strategis dalam arti pengunjung tak dibuat repot untuk mencari alamat atau bahkan pusing dengan berliku-likunya jalan, sudah dipastikan akan ramai pengunjung.

Apalagi di akses jalan utama dan sekitar daerah perkantoran. Wilayah itu sangat mudah untuk menemukan pangsa pasarnya. Tidak menutup kemungkinan untuk dapat berkembang maju. Ini merupakan trik jitu mereka yang bergelut bisnis di dunia kuliner. Tanpa masakan yang menantang lidah, tak bisa dipungkiri kalau restoran tersebut akan sepi. Untuk itu, pembaharuan ke depan terus digalakan dan menjadi restoran nomor satu dalam citarasa yakni menjaga kualitas masakan terus ditanamkan. Nyaman juga merupakan nilai yang sangat penting. Pengunjung yang dimanjakan hingga betah di restoran, menandakan bahwa pengunjung sudah terpikat di restoran tersebut. Alhasil, ke depan restoran akan menjadi referensi yang tak dilupakan. Dimungkinkan kedatangannya akan lebih sering. Untuk itu, semestinya restoran mampu menyuguhkan yang terbaik atas apa yang diminta oleh pengunjung. Sebagaimana pepatah yang menyatakan bahwa tamu adalah raja yang harus dilayani dengan baik.

Jangan sampai pengunjung merasa kecewa dan tidak ada keinginan untuk kembali lagi. Hal ini yang menjadi perhatian besar dari Restoran yang berada di bilangan Cipete Raya, Jakarta Selatan tak lain adalah Restoran Sambara. Restoran ini, memang terbilang belum maju pesat seperti restoran-restoran sunda yang lain. Namun, jangan anggap remeh restoran ini. Karena, walau terbilang baru dalam hal pelayanan dan penyajian masakan, boleh dibilang kalau Sambara adalah restoran yang bagus.

Mengingat Sambara sudah memiliki pengunjung yang mayoritas besar adalah karyawan perkantoran. Tidak dipungkiri keahlian di bidang kuliner, dapat menyedot perhatian banyak mata dan lagi-lagi bukan saatnya melihat banyak atau sedikitnya cabang yang telah dibuka, namun lebih kepada kualitas dan citra yang baik dalam menanam nama di pengunjung aktif dan masyarakat pada umumnya. Semakin banyak mata yang tahu, dengan sendirinya Sambara dicari dan impian untuk bisa singgah di hati pengunjung bukan rencana belaka. Bila semua pengunjung sudah tersebar luas, maka konsep untuk membuka cabang baru tidaklah sulit.

Ini sudah terlihat dalam konsep yang baik dalam pengembangan bisnis Sambara. Sebagai bukti, saya pun mendatangi salah satu cabang Sambara di Cipete, Jakarta Selatan. Karena masih jarang restoran Sambara ini ditemui di Jakarta. Maklum baru dua cabang yang dibuka dan satunya berada di Jalan Wolter Mongonsidi No. 19, Jakarta Selatan. Luasnya lokasi parkir dan panjangnya halaman belakang membuat pengunjung dapat leluasa. Tempat ibadah pun tersedia dan tertata rapih. Sangat terasa sekali seperti berada di rumah sendiri yang besar. Udara yang adem dengan adanya pohon rindang ditunjang kebersihan lingkungan menambah kehangatan suasana.

Awal saya memasuki Sambara dan disambut dengan ramah. Diberikan beberapa penawaran untuk makanan yang bisa dipesan perorangan, mengingat ada sistem pesan makanan untuk kelompok. Dengan kesabaran, pelayan tersebut menjelaskan sambil menyiapkan makanan yang dipesan oleh saya untuk dimasak. Saya pun berkeinginan mencoba iga pedas, tempe mendoan, dan lidah sapi. Tak berapa lama, masakan datang dan siap untuk disantap. Enak rasanya. Begitu membuat saya ketagihan. Cukup sesuai dengan harga yang disodorkan untuk makanan tersebut. Selesai sudah makanan saya lahap. Dan saatnya membayar. Sungguh mengesankan datang ke Sambara ini. Terlebih lagi ketika saya bermaksud melihat mushola yang letaknya di belakang.

Sangat tenang dan sunyi dan sangat pas untuk istirahat sejenak. Saya beberapa kali menemui restoran yang memberikan segala kepuasannya untuk pelanggan, namun bila ditanya menemui restoran yang bisa dikatakan lengkap, Sambara lah salah satunya yang bisa. Karena ruangan yang berada di dalam, terdapat pula ruangan untuk santai. Sangat menarik pengunjung untuk mencobanya. Ke depan, diharapkan akan lebih maju lagi dalam pengelolaannya. Seperti yang dikemukakan Dewi, salah satu prngunjung. Menurutnya, karena restoran masih tergolong jarang, jadi cukup jauh menempuh jarak bila ingin membeli makanan khas sunda versi Sambara. "Saya kan rumahnya di Ciputat, jadi bila akan mencari Sambara ya ke Cipete ini. Jarang saya ke Wolter Mongonsidi.

Saya berharap terdapat pula cabang lain yang dibuka dekat dengan Ciputat atau mana saja agar saya pun bisa membelinya tak harus ke Cipete," harapnya. Bagaimana dengan Anda? Dengan penyajian dan model masakan yang ada, semoga dapat menjadi inspirasi untuk mencoba kebenaran dari masakan Sambara. Selamat mencoba!. (Firman)



30 November 2011 - 15:57:06 WIB

Dibaca : 1234

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Backstage Backstage
Minggu, 09 Desember 2012
Ayam Bakar Sedap Wangi Ayam Bakar Sedap Wangi
Kamis, 08 Desember 2011
280 Festival Siap Di Gelar Di Senayan 280 Festival Siap Di Gelar Di Senayan
Senin, 11 November 2013
Bebek Cippy Bebek Cippy
Kamis, 05 Januari 2012
Tahu Bazo Semarang Tahu Bazo Semarang
Kamis, 12 Januari 2012

SHARE