Register Login
  1. Gedung Bharata Purwa

    Gedung Bharata Purwa Gedung Bharata Purwa
  2. Gedung Bharata Purwa

    Gedung Bharata Purwa Gedung Bharata Purwa
  3. Gedung Bharata Purwa

    Gedung Bharata Purwa Gedung Bharata Purwa
  4. Gedung Bharata Purwa

    Gedung Bharata Purwa Gedung Bharata Purwa

Gedung Bharata Purwa

Jika Jakarta punya TIM sebagai pusat dari berkesenian maka Jakarta juga punya Gedung Bharata Purwa. Satu-satunya gedung kesenian yang mengkhususkan kepada wayang orang. Gedung ini berada di kawasan Senen, Jakarta Pusat, lebih tepatnya lagi di Jalan Kalilio No: 15. Banyaknya bioskop dan tempat-tempat hiburan modern lainnya, membuat Gedung Bharata Purwa seperti terpinggirkan namun hanya ia yang masih eksis mempertahankan gedung beserta kesenian wayangorang di Jakarta.

Gedung yang bercat warna krem itu, setiap malam minggunya menyelenggarakan pentas wayang orang sejak sebelum 1970 hingga 1980an. Pada masa-masa itulah mereka mendapatkan kejayaan. Layaknya artis ternama kala. Mereka pun sudah pernah pentas di luar negeri, seperti Jerman 1981, Turki 1983, dan Belanda 1999. Ketika di Belanda pun mereka pentas di beberapa kota di Belanda termasuk menjadi pembuka acara World Music Theatre Festival di Amsterdam pada 5 Maret 1999. Gedung Bharata Purwa ini dikelola oleh Yayasan Bharata sebagai pengelola dari kelompok Wayang Orang (WO) Bharata.

Pada awal 1982, mereka pernah mendapatkan bantuan dari Presiden Soeharto berupa kompleks perumahan sebanyak 68 rumah tipe 36 lengkap dengan sebuah aula, guna membantu perekonomian dan kehidupan para seniman tradisional tersebut. Dahulunya memang belum bernama Bharata, masih Kelompok Pancamurti pada 1963. Dengan pemodal utama Bapak Suyono, ia berhasil mengumpulkan lakon-lakon dalam wayang orang. Gedung yang awalnya punya Pemda DKI Jakarta ini, diminta kembali pada 1971. Mereka pun pecah kongsi. Ada yang bertahan dan pindah ke Tanjung Priok, namun ada juga yang berganti menjadi Bharata. Itulah asal usul mengapa dinamakan Bharata.

Kata Bharata juga berasal dari bahasa Sansekerta kuno. Selain kisah dari penamaan Bharata tersebut, gedung yang berada di kawasan Senen itu pun memiliki sejarah. Jadi, setelah mereka kembali dari Belanda pada 1999, mereka mendapat kabar bahwa gedung akan direnovasi dalam waktu dua tahun tapi yang terjadi malah lebih lama dari itu yaitu empat tahun. Selama itulah, mereka bingung jika ingin pentas di mana. Pecah kongsi pun kembali terjadi. Segelintir orang yang masih bertahan pun, mulai pentas tiap Sabtu malam. Dari 2004, Gedung Bharata Purwa tepat berada di bawah Pemda DKI Jakarta dan memberikan kepercayaan kepada Ki H. Imam Sadjiono sebagai Ketua Pengelola Gedung Bharata Purwa. Sejak saat itu pulalah, lakon pewayangan orang di Bharata Purwa dipentaskan dengan beragam alur.

Mereka cinta akan kesenian, mereka pun tetap melakukannya hingga ajal, begitu kata seorang bapak yang saya temui kala saya datang ke sana. Untuk bulan ini layaknya bulan-bulan sebelumnya, mereka akan pentas tiap Sabtu malam dengan lakon Gareng Dadi Sembadra. Sinopsis lakon akan diberikan ketika pertunjukan dimulai. Bagi anda pecinta seni wayang atau siapa pun yang tertarik menonton wayang orang ini, datanglah tiap Sabtu malam. Layaknya di bioskop kita bisa menontonnya, dengan kelebihan lainnya. Kita bisa memesan makanan apa saja yang dijual di luar gedung, seperti ketoprak, nasi goreng, mie gorong, soto mie, dan sebagainya sekaligus dengan antar pesanan ke dalam gedung. Asalkan sebutkan nomor bangku yang anda duduki.

Gimana bebas dan enak banget kan fasilitas merakyatnya? Yups, itulah salah satu kelebihan menonton wayang orang di Bharata Purwa. Setiap orang yang bersuku Jawa, atau minimal ia menyukai kesenian wayang orang, pastinya mengetahui Gedung Bharata Purwa. Bahkan pernah menonton pertunjukan mereka. Jadi, nggak semua hal di Jakarta ini masih berbau modernitas dengan pembangunan serba tinggi dan hiburan malamnya. Masih ada setidaknya satu kebaikan dari kesenian tradisional Jawa yang coba dilestarikan oleh Kelompok Bharata. Hal ini tentunya kita harus dukung 100%. (Agnes)



18 Januari 2012 - 16:50:23 WIB
Foto : Agnes
Dibaca : 1208
  • Gedung Purwa Bharata, Jalan Kalilio No: 15. Senen. Jakarta Pusat.
  • Setiap Sabtu malam pukul 20:30-00:30 Wib
  • (021) 9889 6844 / 0856 1211842
  • Maps

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Deep & Extreme Indonesia 2016 Deep & Extreme Indonesia 2016
Sabtu, 02 April 2016
Stadion Soemantri Brojonegoro Stadion Soemantri Brojonegoro
Rabu, 28 September 2011
Klenteng Hok Tek Bio Klenteng Hok Tek Bio
Rabu, 04 April 2012

SHARE