Register Login
Berwisata Seni Di Galery Dan Museum Art Mon Décor

Berwisata Seni Di Galery Dan Museum Art Mon Décor

Untuk menemukan tempat seni bisa di Jakarta sekarang terbilang sulit. Karena di Jakarta lebih banyak tempat untuk berbelanja dibandingkan tempat yang memamerkan karya seni. Namun, ada satu tempat di Jakarta yang menjadi referensi bagi anda yang gemar akan karya seni lukis dan seni seni rupa. Tempat itu adalah Galery dan Museum Art Mon Décor yang berlokasi di Jalan Rajawali Selatan Raya No.3, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sebelum berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Mon Décor ini berlokasi di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, lalu pada tahun 2011 silam berpidah lokasi ke Kemayoran ini. Galery dan Museum Mon Décor ini didirikan oleh Ibu Martha Gunawan pada tahun 1983. Mon Décor terdiri dari 3 lantai, dan setiap lantainya memamerkan karya seni dari seniman-seniman muda tanah air. Untuk memasuki museum Mon Décor ini, nda akan dikenakan biaya sebesar 75 ribu rupiah untuk umum dan 50 ribu rupiah bagi mahasiswa yang menunjukan KTM (kartu tanda mahasiswa).

Memasuki lantai pertama dari museum, Anda akan disuguhkan dengan lukisan-lukisan bertema kontemporer hasil karya pelukis muda Indonesia. Dan di lantai satu ini, ada sebuah ruang kecil yang memamerkan karya Jim Supangkat yang berjudul “Kamar Tidur Seorang Ibu dan Anaknya”. Karya ini pertama kali dipamerkan saat Gerakan Seni Rupa Baru pada tahun 1975. Karya ini kemudian direkontruksi pada tahun 2006, dan dilengkapi kembali pada tahun 2011 menjadi lima komponen sesuai aslinya untuk dipamerkan pada “The Globe Contemporary Art World After 1989” di Karlsruhe, Jerman 2012.

Karya ini membawa kita kepada peristiwa sosial politik Indonesia di tahun 1970-an. Di mana terjadi berbagai represi dan kekerasan hingga ke ruang yang paling intim dalam keluarga. Berlanjut ke lantai dua, anda akan disuguhkan dengan lukisan karya pelukis muda dan pelukis master, salah satunya adalah lukisan Heridono. Lantai dua ini memiliki lebih banyak sumber cahaya karena ada bukaan berbentuk lingkaran di atas plafonnya. Tepat di bawah bukaan itu, dipamerkan karya seni rupa dari Anusapati berbentuk perahu terbalik dengan bahan dasar kayu jati.

Sementara di lantai tiga, anda akan menemukan karya pelukis ternama seperti Srihadi Soedarsono. Keunikan dari Gallery dan Museum Mon Décor ini terletak pada koleksinya yang selalu berganti tiap 6 bulan sekali. Selain itu juga ada museum mini yang memuat berbagai jenis seni lukis dan seni rupa yang berasal dari berbagai aliran seperti naturalis, surealis, dan sebagainya. (Angga W/geDoor.com)  

  • 28 September 2015 - 13:34:57 Wib
  • Dibaca : 2227
  • Foto : geDoor

TOP Artikel Selanjutnya

2. Museum Basoeki Abdullah

ARTIKEL LAINNYA

SHARE