Register Login

Museum Nasional (Keramik)

Siang itu, ketika aktivitas ibu kota mulai padat, saya melangkah menuju Museum Nasional. Museum kala itu ramai oleh pengunjung yang datang untuk melihat apa saja isi di dalamnya. Berjubelnya pengunjung terlihat dari antrian di museum untuk membeli tiket. Kebanyakan dari mereka adalah siswa salah satu sekolah dasar. Maklum, ketika itu sedang liburan dan saat itu salah satu institusi pendidikansedang mengadakan studi tour. Kesempatan ini biasanya diadakan akhir tahun ajaran. Giliran saya untuk membeli tiket. Harga yang dipasang cukuplah untuk mempelajari banyak hal di dalamnya.

Lama berpikir, akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi lokasi keramik. Di sanalah, berjajar keramik yang beraneka ragam dan bentuk kerajinannya. Tahun yang dikeluarkan juga tertera, supaya pengunjung mengetahui asal muasal keramik tersebut. Dan ini adalah bagian sejarah yang perlu dan penting bagi generasi muda. Dengan demikian, pengetahuan masyarakat Indonesia di bidang kebudayaan dan sejarah akan bertambah. Jenis keramik dan model yang disajikan sangat variasi dan banyak macamnya.

Saya pun tertarik untuk memperhatikan satu persatu serta membacanya. Begitu pula kalangan wisatawan yang berasal dari sekolah. Terlihat antusias dan senang dengan apa yang ada. Mungkin bagi mereka itulah pengalaman pertama dan menjadi pelajaran berharga. Karena mereka akan senantiasa mengingatnya. Terlebih bila berkaitan dengan koleksi benda-benda kuno. Ada keunikan dan nilai berharga di dalamnya. Lama saya mengamati dan mempelajari keramik-keramik itu. Sungguh menakjubkan dan termasuk karya seni yang indah.

Di sanalah terkandung banyak makna dan peristiwa menarik. Salah satunya beberapa model keramik peninggalan dinasti-dinasti. Seperti Dinasti Han periode 206 SM hingga 220 M. Terpampang dengan jelas bentuk dari keramik tersebut. Dan ini menjadi salah satu daya tariknya, karena dengan lamanya masa lalu itu masih dapat dilihat dan diamati oleh masyarakat. Selain itu, ada pula periode enam dinasti dari Cina. Bahkan ada pula keramik yang berasal dari Eropa, Jepang, maupun Thailand. Semua ini dapat dilihat dari papan keterangan yang tersedia di sekitar keramik tersebut.

Dilengkapi pula penjelasan tempat asal pembuatan dan pertanggalan keramik. Cukupkan untuk pengetahuan dasar masyarakat dalam mempelajari sejarah? Kalau begitu, tunggu apalagi untuk datang ke Museum Nasional. (Firman)

Museum Nasional (Gajah) Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12
Telepon (021) 3868 172 Fax (021) 344 7778
Buka Selasa hingga Jumat 09:00 Wib sampai 16:00 Wib dan Sabtu serta Minggu 09:00 Wib sampai 17:00 Wib
Harga tiket: Dewasa Rp. 5.000,- Anak-anak Rp. 2.000,-



15 Agustus 2011 - 12:48:32 WIB

Dibaca : 1520

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Museum Basoeki Abdullah Museum Basoeki Abdullah
Selasa, 05 Juli 2011
Museum Wayang Museum Wayang
Kamis, 04 Agustus 2011
Membuat Keramik di Museum Layang-Layang Membuat Keramik di Museum Layang-Layang
Selasa, 09 Agustus 2011
Berburu Barang Bekas Di Mall Rongsok Berburu Barang Bekas Di Mall Rongsok
Senin, 15 September 2014

SHARE