Register Login

Kelereng

Di masa kecil, saya senantiasa memainkan kelereng. Mengingat permainan yang satu ini cukup simpel, terlebihbila bermain bersama teman-teman. Bahkan hingga sekarang, bila musim kelereng tiba, tak sedikit yang bermain kelereng. Di Jawa, kelereng dikenal juga dengan nama neker atau gundu.

Kelereng ini merupakan salah satu permainan tradisional tertua di dunia. Bahkan menurut salah satu sumber, ada yang mengatakan bahwa kelereng di Mesir sekitar 300 SM sudah menemukan sejenis gundu. Saat ini beragam sekali warna dan model dari kelereng ini. Ada bentuk kelereng transparan (bening) hingga terlihat warna biru, merah, kuning, dan lain sebagainya yang membentuk seperti tali yang melingkar. Terdapat pula kelereng yang polos berwarna putih susu. Sejak abad ke-12, di Perancis, kelereng disebut dengan bille. Artinya, bola kecil.

Lain halnya Belanda disebut dengan knikkers. Pengaruh Belanda itu juga terbawa ke Jawa ketika masa penjajahan. Kata knikkers pun diserap menjadi neker. Biasanya anak-anak memainkan kelereng dengan adu ketangkasan dalam menembak ke kelereng lawan. Baik satu melawan satu orang atau bermain ramai-ramai. Dan mereka yang dapat mengenai semua lawan adalah pemenangnya. (Firman)



13 Januari 2012 - 14:16:18 WIB
Foto : Istimewa
Dibaca : 1913
  • Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12
  • Buka Selasa hingga Jumat 09:00 Wib sampai 16:00 Wib dan Sabtu serta Minggu 09:00 Wib sampai 17:00 Wi
  • (021) 3868 172
  • Maps

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Parkour Parkour
Kamis, 29 September 2011

SHARE