Register Login
  1. Pesona Wisata Candi Di Kawasan Dieng

    Pesona Wisata Candi Di Kawasan Dieng Pesona Wisata Candi Di Kawasan Dieng
  2. Kawasan Dieng Jawa Tengah

    Kawasan Dieng Jawa Tengah Kawasan Dieng Jawa Tengah
  3. Dieng Culture Festival 2014

     Dieng Culture Festival 2014  Dieng Culture Festival 2014
  4. Pesona Wisata Candi Indonesia

    Pesona Wisata Candi Indonesia Pesona Wisata Candi Indonesia
  5. Candi Di Kawasan Dieng

    Candi Di Kawasan Dieng Candi Di Kawasan Dieng

Pesona Wisata Candi Di Kawasan Dieng

Dieng merupakan kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Dieng juga berada dalam kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung aktif raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. 

Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi: "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Maka takheran di kawasan dataran tinggi Dieng ini terdapat 19 candi, akan tetapi hanya delapan yang masih utuh berdiri.

Umumnya Candi-Candi di Dieng memiliki nama sesuai dengan nama tokoh pewayanga, meski sampai hari ini belum diketahui secara pasti siapa yang memberi nama pada candi-candi tersebut. Salah satu yang daya tarik wisata purbakala daerah ini adalah Candi Arjuna, sementara di komplek candi juga terdapat Candi Sembadra, Candi Srikandi, Candi Semar dan Candi Puntadewa.

Nah di kawasan inilah tradisi ritual Pemotongan Rambut Anak Gembel yang menjadi salah satu acara utama Dieng Culture Festival berlangsung. Candi yang berukuran 6 x 6 m ini menghadap ke arah Barat. Pada pintu masuk dan relung-relungnya dihiasi Kala Makara. Atap candi berbentuk berjenjang dengan menara-menara kecil di setiap sudutnya. Dengan ditemukannya prasasti berangka tahun 731 Caka (809 M) di dekat Candi Arjuna dapat menjadi petunjuk pembangunan candi di sekitar kawasan ini adalah sekitar awal abad IX M.

Di sebelah Selatan komplek Candi Arjuna, terdapat Candi Gatot Kaca yang diperkirakan dibangun pada era Ratu Shima (Shima adalah ratu penguasa Kerajaan Kalingga yang terletak di Pantai Utara Jawa Tengah sekitar tahun 674 Masehi). Lalu ada Candi Bima terletak di sebuah bukit, berada diantara Telaga Warna menuju Kawah Sikidang.

Candi Bima merupakan candi terbesar di kawasan Dieng, candi ini memiliki atap 5 tingkatan dengan desain masing-masing tingkat mengikuti bentuk tubuh candi, bentuknya pun berbeda dengan candi kebanyakan di daerah di Indonesia Kawasan candi di Dieng memiliki sebuah keunikan tersendiri karena berada di tengah area vulkanik aktif.

Kawah Sikidang hanyalah salah satu diantara beberapa kawah vulkanik di kawasan Dieng yang cukup banyak menarik perhatian Para Wisatawan. Kawah-kawah lain di dataran Dieng yang juga tak kalah menarik untuk dikunjungi diantaranya Kawah Candradimuka, Kawah Sibanteng, Kawah Siglagah, Kawah Sikendang, Kawah Sileri, Kawah Timbang dan Kawah Sinila yang sempat mengeluarkan gas beracun O2nya di tahun 1979.

Bagi anda yang tertarik untuk berwisata ke tempat ini bisa mengambil rute dari arah Wonosobo menuju ke Dieng. Jalur ini adalah rute yang paling familiar untuk mengarah ke Dieng karena waktu tempuhnya yang relatif lebih singkat serta mudah untuk dijangkau dari berbagai kota besar. Bila mengambil rute ini anda akan disuguhkan pemandangan jalan yang berkelok naik turun bukit dengan view alam yang mengagumkan.

Pesona purbakala yang hadir di tengah kawasan vulkanik ini menjadi salah satu kekayaan wisata Indonesia yang patut terus dijaga dan dilestarikan keasrian alam dan budaya lokalnya agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang. (Fakhruddin Abd/ geDoor)  



03 September 2014 - 11:23:14 WIB
Foto : Eddy/Fakhruddin/gedoor
Dibaca : 1574
  • Alamat : Berada Antara Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah
  • Maps

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Banjir Durian Di Florina 2016 Banjir Durian Di Florina 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Pulau Kelor Pulau Kelor
Senin, 19 September 2011
Legenda Wisata Legenda Wisata
Rabu, 07 September 2011

SHARE