Register Login

Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB. Jassin

HB Jassin dijuluki sebagai Paus Sastra Indonesia dan telah mendokumentasikan berbagai macam karya sastra sejak 1930an, sebelum usianya genap 30 tahun. Karena kecintaannya akan dunia sastra dan dalam pengembangan kesusatraan Indonesia, ia rela meluangkan waktu serta mengeluarkan dana terbatas. Pendokumentasian karya sastra ini mendapatkan perhatian khusus oleh Ali Sadikin yang waktu itu menjadi Gubernur DKI Jakarta kala itu, dengan memberikan sebuah gedung yang bertempat di Taman Ismail Marzuki(TIM). Pada 28 Juni 1976 Yayasan Dokumentasi Sastra HB.

Jassin didirikan dan sejak tahun anggaran 1977/ 1978, Pemerintah DKI Jakarta memberikan subsidi kepada yayasan ini lalu namanya berganti menjadi Pusat Dokumentasi Sastra 9PDS) HB. Jassin. Sayangnya, 2011 Gubernur DKI Jakarta mengeluarkan SK Gub. DKI Jakarta No. SKIV 215 tanggal 16 Februari 2011, yang menyatakan dana yang akan diperoleh pengelola PDS HB. Jassin sebesr Rp 50 juta per tahun. Dari dana tahun-tahun sebelumnya yang diperoleh Rp 500 juta tiap tahun, menyusut menjadi Rp 350 juta pada 2008, lalu Rp 164 juta per tahun, dan akhirnya menjadi Rp 50 juta per tahun.

Keadaan miris tersebut membuat pecinta sastra bergerak. Mereka menggelar Koin Sastra sebagai solusi alternatif. Hingga kini banyak mahasiswa dan mahasiswi serta relawan pecinta sastra yang membantu dalam pengklipingan dokumen-dokumen khususnya sastra. Itulah sekelumit sejarah PDS HB. Jassin hingga kini. Meski HB. Jassin telah tiada namun dalam pergerakan dunia sastra Indonesia, namanya terus berkibar. Jika bukan kita yang melestarikan PDS ini, lalu siapa lagi? Seharusnya kita turut menjaga, melestarikan serta membantu pendokumentasian sastra Indonesia, sebagai salah satu wujud kepedulian akan sastra Indonesia.

Di sana tersimpan 48 ribu dokumen-dokumen sastra. Hanya di PDS HB. Jassin yang terdapat koleksi tulisan tangan Chairil Anwar, esai-esai Asrul Sani serta dokumen sastra pada masa lampau. Jika kalian ingin membantu pendokumentasiannya, datang saja langsung ke PDS HB. Jassin atau jika ingin bergabung dengan komunitas Koin Sastra silahkan cari saja namanya di dunia maya. Biasanya di tiap Perguruan Tinggi (Perti) atau kampus Jakarta banyak yang tergabung ke dalamnya.

Namun, jika anda penasaran dengan PDS HB. Jassin silahkan berkunjung ke sana. Letaknya ada di belakang Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM). Dari gerbang pintu masuk, lurus saja melewati Planetarium dan sebelum Teater Kecil TIM, ada plang besar yang bertuliskan PDS HB. Jassin. Langsung saja masuk ke dalamnya. Jika anda masyarakat umum, anda hanya akan diperbolehkan memasuki ruang tamu perpustakaannya saja. Anda tidak boleh masuk ke dalam perpustakaan, tempat pendokumentasiannya. Tapi, jangan patah hati karena tidak bisa masuk ke dalamnya, jika anda membawa surat dari suatu komunitas atau lembaga tertentu dengan izin khusus maka anda akan bisa masuk ke dalamnya. Yuk, bantu dokumentasikan dengan kliping massal di PDS HB. Jassin. (Agnes)



11 Agustus 2011 - 11:38:25 WIB

Dibaca : 1222

SHARE