Register Login

Get Married 3

Inilah sekuel terakhir dari film Get Married. Disutradarai oleh Monty Tiwa, sekuel terakhir ini membawa nuansa berbeda. Mae (Nirina Zubir) dan Rendy (Fedi Nuril) mempunyai tiga orang anak kembar. Mereka memutuskan untuk menjadi keluargamandiri dan bebas dari ikut campur mertuanya serta ketiga sahabat Mae. Istilahnya, "otonomi daerah dalam rumah tangga."

Namun, Mae malah mengalami sindrom baby blues yang membuat dirinya sensitif, emosional, dan labil. Seorang perempuan yang baru memiliki anak kali pertama dalam hidupnya. Beragam peristiwa kocak tergambar dalam film ini. Apalagi ketika Mae lupa menaruh anaknya di mana dan ia malah menggendong boneka. Sebagai orang tua muda, mereka merasakan perlu belajar dengan orang sekitar. Alhasil, Rendy membujuk Guntoro (Deddy Mahendra Desta), Beni (Ringgo Agus Rahman), dan Eman (Amink) untuk membantu Mae diam-diam tanpa sepengetahuannya.

Justru di sinilah, peristiwa kocak yang membuat ketawa terbahak-bahak perut penonton. Ditambah dengan kepiawaian Nirina Zubir dan Fedi Nuril dalam membawakan karakter mereka. Bagaimanakah kisah Mae dan Rendy? Apakah mereka berhasil mengatasi permasalahan keluarga kecilnya? Apakah Mae berhasil mengatasi sindrom baby blues? Dan yang terpenting, bagaimanakah kelanjutan sekuel ketiga dari film Get Married ini? Segera tonton saja Get Married 3 dan tertawalah karena kekocakan mereka. Selamat menikmati. (Agnes)

Genre : Komedi
Tanggal release : 27 Agustus 2011
Produser : Chand Parwez Servia
Produksi : Starvision Plus
Sutradara : Monty Tiwa
Penulis : Cassandra Massardi
Pemain : Nirina Zubir, Fedi Nuril, Amink, Ringgo Agus Rahman, Deddy Mahendra Desta, Meriam Bellina, Jaja Mihardja, Ira Wibowo, Ratna Riantiarno



07 September 2011 - 12:10:54 WIB
Foto : Istimewa
Dibaca : 1104

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Wanderlust Wanderlust
Senin, 05 September 2011
Arthur Christmas Arthur Christmas
Selasa, 20 September 2011
The Revenant The Revenant
Senin, 14 Desember 2015
My Week With Marilyn My Week With Marilyn
Rabu, 12 Oktober 2011
Extremely Loud and Incredibly Close Extremely Loud and Incredibly Close
Selasa, 22 November 2011

SHARE